Kamis, 26 Januari 2012

...

Jika kamu mempunyai seseorang yang sangat berarti, jagalah dia. Jangan biarkan dia menangis karena perbuatanmu. 

     Sungguh, aku selalu menangisimu. Tapi itu tak membuatmu luluh padaku. Dan sungguh, itu menyakitkan. Membuat hatiku teriris. Aku risih dengan perasaan ini. Semuanya membuatku resah. Aku tak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaanku. Selalu memikirkanmu setiap waktu. Mengingatmu selalu membuat hatiku terluka, terluka, dan terluka lagi. Ingin rasanya melupanakmu, namun semakin kucoba untuk melupakanmu, semakin sakit rasa hati ini. Semakin besar irisan yang kau buat di hatiku. Tidak bisakah kau mengalah sedikit untukku? Aku tak ingin hidupku berakhir dengan perasaanku yang terluka. Bahagiakanlah aku sebelum aku mengakhiri hidup ini. Detik-detik sebelum kepergianku, kuharap kamu mau menemuiku untuk terakhir kalinya. Kuharap kamu tak menyesal setelahnya. Aku selalu menunggumu. Setiap hari aku selalu datang ke taman depan rumahmu. Dari pagi hingga malam tiba. Aku setia menunggu kehadiranmu 4 bulan belakangan. Namun aku hanya menerima kekecewaan. Teramat dalam.